Kemarin malam saya melihat tayangan Kick Andy di Metro TV(26-12-2007). Dalam tayangan tersebut mengangkat tema tentang bagaimana anak-anak Aceh bertahan hidup dan terus bangkit setelah peristiwa bencana Tsunami di hari Minggu tanggal 26 Desember 2004 silam. Saya tidak bisa membayangkan, pada hari dimana keluarga bergembira menikmati hari libur, berubah menjadi kepanikan, ketakutan, tangis dan jeritan. Bagaimana tidak setelah diguncang bumi lalu datang air bah dengan derasnya. Yang bisa melarikan diri ya selamat namun yang tidak sempat melarikan diri ……………………
Saat itu Alloh betul-betul menguji kita sebagai manusia. Alloh memperingatkan kita sebagai manusia. Dalam waktu kurang dari 1 jam saja, Alloh menjadikan manusia dalam posisi yang sama. Sama-sama tidak punya apa-apa lagi. Keluarga hilang, harta hilang, apalagi pekerjaan.
Walaupun dari televisi, saya melihat para jenazah korban yang diletakkan dipinggir jalan dan menunggu untuk dikebumikan. Yang membuat saya begitu trenyuh adalah seorang ibu yang menggendong jenazah anaknya yang baru berusia balita. Beliau bercerita kepada seorang reporter salah satu station televisi bahwa beliau sudah beberapa jam menggendong jenazah anaknya tersebut dan tidak tahu akan dikebumikan dimana anaknya itu. Ya Alloh luar biasa sekali peringatan Mu kepada kami.
Sekarang peristiwa itu 3 tahun telah berlalu.Saat ini Aceh dan Masyarakatnya mulai bangkit. Berkat dukungan dari seluruh dunia dan kemauan keras dari masyarakatnya, Aceh mulai menapaki langkah baru. Banyak sekali anak-anak tanpa orang tua dan keluarga berusaha bangkit dan memandang masa depan, walaupun mereka telah mengalami kejadian luar biasa 3 tahun yang lalu. Saya jadi ingat sahabat-sahabat saya di Aceh. Saya memiliki 3 orang sahabat di Aceh, 1 laki-laki yang sering saya panggil abang (karena usianya memang lebih tua dari saya), yang 2 lagi perempuan. Saya begitu kagum pada mereka bertiga. Mereka mampu bangkit walaupun 3 tahun yang lalu betul-betul dalam posisi yang sulit sekali saya bayangkan.
Bang Iskandar Abd.yang berusaha keras setelah semua inventarisnya habis tersapu Tsunami L dan sekarang sudah mulai menuai hasilnya :) , Fitri Murliana Walaupun saya baru beberapa saat mengenal anda semua namun anda semua telah memberi saya pelajaran yang begitu berharga, lebih peduli, lebih bersyukur dan tidak boleh cepat menyerah.
Boleh lah kita sedih tapi jangan sampai itu membuat kita tidak mau melihat masa depan.
Terima kasih teman……..



Tidak ada komentar:
Posting Komentar